Ketika Berubah Bukan Demi Penerimaan Orang Lain

Kita sering sekali berubah hanya karena penerimaan dari orang lain terutama orang yang kita cintai. Perubahan yang kita lakukan itu terbilang subrasional atau tidak masuk akal jika kita memikirkannya dengan otak yang sehat. Saya percaya bahwa semua perempuan di dunia ini pasti pernah merasakan apa yang dinamakan patah hati akibat penolakan dimana kalian merasa kurang pintar, cantik dan baik apabila dibandingkan dengan orang lain. Tapi apakah itu merupakan akhir dari segalanya? Lalu, apa saja yang perlu kita lakukan untuk tetap percaya diri, menghargai diri sendiri dan tak perlu resah dengan pandangan orang lain sehingga kita harus berubah karena keinginan mereka.

Dikisahkan oleh Chyntia Wu*

Pernah kah kalian berpikir bahwa perubahan menjadi lebih baik itu penting? Apakah perubahan yang kita lakukan sekarang adalah demi penerimaan orang lain?

Perubahan yang dilakukan untuk penerimaan dari orang lain itu seperti racun yang perlahan-lahan membunuh kita. Kita memaksakan apa yang seharusnya tidak kita inginkan menjadi kenyataan. Dimana seperti yang kita tahu semua hal yang berawal dari keterpaksaan tidak akan berbuah manis pada akhirnya.

Perumpamaan di atas itu adalah awal dari semua cerita yang akan saya bawakan. Kita sering sekali berubah hanya karena penerimaan dari orang lain terutama orang yang kita cintai. Perubahan yang kita lakukan itu terbilang subrasional atau tidak masuk akal jika kita memikirkannya dengan otak yang sehat. Saya percaya bahwa semua perempuan di dunia ini pasti pernah merasakan apa yang dinamakan patah hati akibat penolakan dimana kalian merasa kurang pintar, cantik dan baik apabila dibandingkan dengan orang lain. Tapi apakah itu merupakan akhir dari segalanya?

Perubahan untuk orang yang kita cintai bukanlah hal yang salah. Perubahan yang kita lakukan selama tidak menganggu kesehatan mental adalah bukti seberapa besar kita berusaha untuk menyesuaikan diri dengan pasangan kita. Tapi jika hal itu sudah melebihi dari batas kemampuan kita jangan dipaksakan, karena kita tidak akan bertahan dengan hubungan yang terus-menerus begitu. Pengorbanan itu hanya akan sia-sia pada akhirnya dan yang tersisa hanya luka.

Percayalah jika seseorang benar-benar mencintaimu dengan tulus dia akan menjadi dirinya sendiri pada saat bersamamu. Kalian tidak akan perlu berubah menjadi kata ideal untuk bersama, karena apapun alasannya kalian telah ditakdirkan untuk bersama. Jika dia memang untuk kamu pada akhirnya dia akan kembali padamu. Jika bukan relakanlah dia.

Anggaplah dia hanya sebagai titipan yang Tuhan kirimkan untukmu sementara waktu. Semua suka dukamu adalahlah pelajaran dan bekalmu untuk menuju yang lebih baik kedepannya. Tuhan akan mengirimkan orang yang tepat pada waktunya. Jika dia memang jodohmu dia akan kembali kepadamu dengan kamu yang apa adanya.

Lalu, perubahan seperti apa yang perlu dilakukan untuk menghargai diri kita sendiri sebagai perempuan? Kita perempuan tidak bisa dianggap remeh. Buktinya, banyak banyak para peremmpuan yang sukses dengan pilihannya masing-masing hingga kehadirannya sangat dihormati orang-orang diberbagai belahan dunia. Misalnya saja, Oprah Winfrey, Michele Obama, Taylor Swift, dan wanita-wanita lainnya.

Saya pernah membaca salah satu artikel yang ditulis oleh Melisa Camalia, salah satu penulis di Idntimes

Berikut beberapa hal penting yang pelu kita lakukan untuk tetap percaya diri, menghargai diri sendiri dan tak perlu resah dengan pandangan orang lain sehingga kita harus berubah karena keinginan mereka.

1. Kamu tidak meragukan dirimu sendiri

Perempuan yang percaya diri membuat keputusan dengan pertimbangan matang. Kamu yakin bahwa keputusan yang telah kamu buat dapat kamu jalani walau kamu menghadapi berbagai kesulitan dan banyak orang yang meremehkanmu.

2. Kamu memiliki tujuan hidup dan bersungguh-sungguh untuk mencapainya

Kamu punya tujuan yang jelas untuk setiap aspek kehidupanmu. Kamu tahu, untuk mencapai tujuanmu maka kamu harus bekerja keras dan bersungguh-sungguh.

3. Kamu terbuka dalam menerima saran dan kritikan yang ditujukan padamu

Seberapapun pedas kritikannya, pada akhirnya keputusan mutlak ada di tanganmu. Kamu memilih menerima masukan postitif dan mengoreksi yang negatif untuk meningkatkan performa dirimu.

4. Kamu menghindari gosip

Kamu tidak menghabiskan energimu hanya untuk obrolan sia-sia. Sebaliknya, obrolan sehari-harimu diisi dengan topik-topik berbobot, seperti mimpi, rencana, perkembangan teknologi, masalah sosial, dan sebagainya.

5. Kamu tidak berusaha untuk menjadi pusat perhatian

Daripada berusaha untuk menjadi pusat perhatian, kamu lebih fokus untuk mencapai mimpi-mimpimu dan memperlakukan setiap orang dengan adil. Alhasil, dirimu akan populer dengan sendirinya karena ketulusanmu dalam berinteraksi dengan setiap orang tanpa membeda-bedakan.  

6. Kamu tidak takut terlihat berantakan

Penampilan rapi sangat penting buatmu namun kamu juga tidak masalah jika tiba-tiba kamu terjebak di tengah hujan deras hingga membuat make up-mu luntur. Kamu dengan nyaman berjalan bertelanjang kaki dengan sinaran matahari ketika di pantai dan kamu juga tidak takut terjun langsung ke lokasi banjir untuk memberikan bantuan.

7. Kamu tidak takut dibilang ketinggalan zaman

Seorang wanita yang percaya diri tidak membeli barang atau pakaian berdasarkan gaya apa yang sedang tren saat ini. Sebaliknya, kamu memilih berdasarkan kebutuhan dan gaya yang kamu sukai.

8. Kamu tidak takut gagal

Kegagalan bagimu adalah bagian dari proses keberhasilan. Kegagalan membuatmu menyadari akan banyak hal yang sangat membantumu untuk mencapai keberhasilan itu.

9. Kamu mampu bertanggungjawab atas dirimu sendiri

Wanita percaya diri adalah wanita mandiri. Kamu tahu kapan waktunya untuk bekerja, kapan waktunya untuk istirahat, dan kapan waktunya untuk liburan. Kamu mampu bertanggung jawab atas kesehatan, karir, dan keluargamu.

10. Kamu tidak takut pada perubahan

Perubahan bagimu adalah sebuah tantangan baru yang membuat kehidupan semakin menarik dan tidak membosankan. Kamu menikmatik setiap dinamika naik turunnya kehidupanmu dengan penuh rasa syukur dan terus bergerak ke depan.

11 Kamu tidak takut menjadi single dan sendirian

Kamu paham bahwa sendirian bukan berarti kamu kesepian. Daripada galau memikirkan masa depan, kamu memilih untuk hidup di masa kini dan sangat menghargai kebersamaanmu bersama keluarga dan sahabatmu. Kamu percaya ketentuan Tuhan akan takdir bahwa suatu saat akan tiba bagimu untuk melepas status single-mu. Hingga saat tiba, kamu mempersiapkan diri dengan cara mengasah potensi-potensi diri yang kamu miliki.    

===

Keterangan Penulis:

*Chyntia Wu adalah mahasiswi Marketing Communication, Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta.

Ilustrasi: pixabay

Kisah Lain

Spread the good inspiration
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.