Ketika Nasib Perempuan Membawanya Menjadi Kepala Keluarga

    Benar, perjalanan hidup anak manusia tidak selalu manis dan lurus-lurus saja. Termasuk dalam sebuah hubungan laki-laki dan perempuan, bisa jadi langgeng atau bahkan berakhir pahit. Mungkin karena bercerai? Ditinggal meninggal dunia? Ditinggalkan tanpa tanggung jawab nafkah lahir dan bathin? dan sebagainya. Semua itu akan berdampak besar bila yang menjadi pihak pesakitan/korban […]

Continue Reading

Hari Ini Pelajar, Esok Pengantin

Dikisahkan oleh Nick Baker* Di Indonesia, satu dari 6 anak perempuan telah menikah sebelum berulang tahun yang ke-18, mengakibatkan pada berakhirnya masa kecil mereka secara tergesa dan membuat siklus kemiskinan terus berlangsung dari satu generasi ke generasi berikutnya. Nira* yang baru berusia 14 tahun adalah pelajar yang cemerlang. Ia selalu rajin belajar […]

Continue Reading

Nursiyah: Kades Peduli Perbaikan Layanan Kesehatan

Dikisahkan oleh Ibu Nursiyah Wahab, Kades Bontomaranu. Saya menjadi seorang pemimpin perempuan desa, tidak berarti merebut hak laki-laki. Saya menjadi seperti sekarang ini (kepala desa) karena ada konsep, strategi, program yang disusun dan program itu kita laksanakan, modal saya menjadi kepala desa berawal dari banyaknya ibu hamil yang meninggal dunia waktu melahirkan. […]

Continue Reading

Kisah Perempuan Pemimpin di Kepulauan Buton

Di sebuah desa di Kepulauan Buton dijumpai cerita tantangan perempuan dalam berkiprah di ruang publik. Seorang kader mencalonkan diri menjadi kepala desa tetapi ditentang habis-habisanoleh tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Para calon pemilih mengancam memboikot Pilkades jika calonnya adalah perempuan. Upaya mereka tidak membuahkan hasil karena pada hari pemilihan bu […]

Continue Reading