Perempuan Merebut Ruang Politik di Desa

Sebenarnya perempuan adalah kelompok pemilih terbesar khususnya di dusun Karangdawa ini. Sebagian besar laki-laki usia 19 -50 tahunan pergi merantau ke luar kota Cirebon bahkan ke luar Jawa untuk mencari nafkah. Dengan demikian praktis yang tersisa di kampung adalah perempuan dan anak-anak. Namun posisi ini belum dilirik oleh para calon kepala desa. […]

Continue Reading

Wajah Perempuan Retak: Perempuan, ‘Surga’, dan Jalan Terjal Meraihnya?

Sepotong wajah mengikutiku ke manapun aku pergi dan di manapun aku berada. Aku mencuci piring di dapur, sepotong wajah menungguiku sampai aku selesai. Aku pergi berbelanja ke pasar, sepotong wajah menemaniku memilih barang-barang yang kubutuhkan. Aku bekerja di kantor, sepotong wajah memandangiku dari sebuah sudut. Aku pulang, bersih-bersih rumah, sepotong wajah berkelebatan […]

Continue Reading

Perempuan Pendobrak dari Kaki Lembah

Budaya patriarki di kehidupan masyarakat Bima pada umumnya memang masih kental, dalam segala hal menyangkut hajat hidup selalu menempatkan perempuan sebagai warga kelas dua. Namun perempuan sendiri tak pernah risau dengan posisi mereka berada di mana. Sikap itulah yang justru menjadikan perempuan termotivasi untuk bisa lebih tangguh, mengambil peran yang tak kalah […]

Continue Reading

Kisah Perempuan Raknamo Memantau Anggaran Desa

“Ternyata katong sebagai perempuan tidak selamanya hanya mengurusi dapur, sawah dan anak saja. Katong juga punya andil dalam Anggaran Desa. Katong juga bisa bersuara bagaimana Anggaran Dana Desa itu harus digunakan…” (Gernelia Ndoki, Kordinator KPPA Desa Raknamo, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur) Ibu Gernelia Ndoki atau yang biasa dipanggil Mamak La, […]

Continue Reading

Dilema Kampung Muluy di Kaki Gunung

Kampung Muluy adalah kampung di kaki Gunung Lumut Provinsi Kalimantan Timur yang masyarakatnya mencoba bertahan dengan kearifan lokalnya demi kelestarian hutan, namun tetap miskin. Bagi masyarakat Muluy yang berjumlah sekitar lima belas keluarga, hutan sama dengan dompet uang. Dari hutan, mereka bisa mendapatkan uang untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, meskipun tidak selalu […]

Continue Reading

Inspirasi Pemberdayaan Perempuan Bermula dari Sebuah Madrasah

Sebuah bangunan madrasah mampu menjadi sarana dari munculnya ide-ide perempuan desa. Banyak pikiran-pikiran baru perempuan Kota Baru Santan muncul dengan berkumpul di madrasah tersebut. Hanya dengan obrolan-obrolan ringan seputar kehidupan yang mereka rasakan maka inspirasi perempuan Kota Baru Santan mengalir begitu deras. Dikisahkan oleh Tommy Erwinsyah* KOTA BARU SANTAN: DESA DI TEPI […]

Continue Reading