Bersama Menempa Diri agar Lebih Mandiri

“Pulang dari mengajar saya langsung turun ke sawah dan kebun. Saya tidak mau ada waktu saya terlewatkan sedikitpun. Prinsip saya, jangan biarkan waktu melindas kita. Kita harus bangkit dan berbuat sesuatu bagi lingkungan kita.” Sedikit sulit menggambarkan pekerjaan sehari-hari Sulniyati (35). Ia seorang ibu rumah tangga, guru, petani, kader posyandu, Ketua muslimat […]

Continue Reading

Perempuan Tangguh: Mencari Jalan, Membuka Pikiran

Setiap kali Ibu Farhana mengajak ibu-ibu di desa Belanting, kecamatan Sambelie, kabupaten Lombok Timur, ia selalu mendapat pertentangan keras dari para suami yang tidak mengizinkan mereka keluar. Mereka rata-rata beranggapan bahwa istri mereka akan diajari melawan suami mereka, supaya bisa mengalahkan mereka dalam segala hal.   Mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat […]

Continue Reading

Menggerakkan Perempuan, Memajukan Daerah

“Saya bilang kepada teman-teman bahwa jangan laki-laki saja yang bisa membuat pupuk organik tapi kita juga bisa. Kita harus mencoba untuk membuat pupuk organik setelah pelatihan yang diberikan oleh pemerintah kemarin. Bahkan uji alatnya kemarin itu kita sudah lolos juga. Dan sekarang saya ingin ada tindak lanjutnya.” (Sakinah)   Sakinah (39) adalah […]

Continue Reading

Perempuan Pendobrak dari Kaki Lembah

Budaya patriarki di kehidupan masyarakat Bima pada umumnya memang masih kental, dalam segala hal menyangkut hajat hidup selalu menempatkan perempuan sebagai warga kelas dua. Namun perempuan sendiri tak pernah risau dengan posisi mereka berada di mana. Sikap itulah yang justru menjadikan perempuan termotivasi untuk bisa lebih tangguh, mengambil peran yang tak kalah […]

Continue Reading

PEREMPUAN WELO: Kelompok Perempuan Tangguh, Inspirasi Perempuan Peduli Desa (2/selesai)

“Dulu, saya dan kaum perempuan di dusun ini hanya duduk saja di dalam rumah dan tunggu hasil undian lotre untuk memastikan giliran mendapatkan uang dalam kelompok Mama Sayang ini…” (Theresia Bota Buan).   Theresia Bota Buan (63) adalah anggota Kelompok PerempuanTangguh. Suaminya telah lama merantau. Ia adalah salah satu dari “janda sementara” […]

Continue Reading

Mengenal Batik Tulis Gumelem

TERTARIK BATIK TULIS GUMELEM? Di Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di  Desa Gumelem Wetan dan Gumelem Kulon Kecamatan Susukan terdapat sentra kerajinan batik. Inilah kenapa dikenal dengan nama Batik Gumelem. Gumelem berjarak sekitar 40 KM ke arah barat daya dari ibukota Kabupaten Banjarnegara. Di sini terdapat puluhan industri rumahan yang tergabung […]

Continue Reading

PEREMPUAN WELO: “Tangguh Bukan Lagi Mimpi” (Bagian 1/2)

“Aksi penanaman bambu ini membuktikan bahwa kaum perempuan di dusun ini bisa berbuat sesuatu untuk kepentingan seluruh warga. Kami menanam bambu sepanjang seratus meter di pinggir kali untuk mencegah pengikisan tanah di bibir kali.” (Agnes Bulu Tukan) Welo adalah salah satu dusun di Desa Painapang, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa […]

Continue Reading

Daeng Bau: Melawan Ketergantungan Pestisida Hingga Memutus Rantai Kekerasan terhadap Perempuan

Penggunaan bahan-bahan kimia yang terus-menerus dipakai oleh petani sangat menggangu kesehatan, begitu pun yang dirasakan oleh Daeng Bau dan petani perempuan lainnya. Mereka sudah mulai mengalami gangguan kesehatan pada tubuhnya dari sesak nafas dan “ngilu-ngilu”, meskipun belum menyadari bahwa gangguan tersebut akibat penggunaan bahan-bahan kimia. Menurut perempuan di desanya, diskusi hanya untuk […]

Continue Reading

Ketika Nasib Perempuan Membawanya Menjadi Kepala Keluarga

    Benar, perjalanan hidup anak manusia tidak selalu manis dan lurus-lurus saja. Termasuk dalam sebuah hubungan laki-laki dan perempuan, bisa jadi langgeng atau bahkan berakhir pahit. Mungkin karena bercerai? Ditinggal meninggal dunia? Ditinggalkan tanpa tanggung jawab nafkah lahir dan bathin? dan sebagainya. Semua itu akan berdampak besar bila yang menjadi pihak pesakitan/korban […]

Continue Reading

Pentingnya Pemenuhan Hak Perempuan di Berbagai Bidang

Pembelajaran praktik pengorganisasian perempuan di Kecamatan Bungoro yakni, Desa Bowong Cindea dan Desa Bulu Cindea, serta empat kelurahan yakni Pabundukang, Anrong Appaka, Biraeng, dan Bonto Langkasa di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kisah pengorganisasian perempuan kali ini adalah pembelajaran dari dua desa dampingan Aisyiyah Pangkep. Karena proses belajar tak mengenal kapan dimana dan […]

Continue Reading

Kedes Perempuan Melawan Kemiskinan di Lereng Gunung Wilis

 Pernah menjabat sebagai kepala desa, ibu dua anak ini aktif memberdayakan masyarakat Desa Joho, sebuah desa di lereng Gunung Wilis, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Di sana ia mendirikan koperasi untuk mengusir para rentenir yang merongrong warga desa. Kerja kerasnya pun berbuah manis. Berbagai penghargaan ia terima, selain juga kerap menjadi pembicara di […]

Continue Reading

Kisah Perempuan Raknamo Memantau Anggaran Desa

“Ternyata katong sebagai perempuan tidak selamanya hanya mengurusi dapur, sawah dan anak saja. Katong juga punya andil dalam Anggaran Desa. Katong juga bisa bersuara bagaimana Anggaran Dana Desa itu harus digunakan…” (Gernelia Ndoki, Kordinator KPPA Desa Raknamo, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur) Ibu Gernelia Ndoki atau yang biasa dipanggil Mamak La, […]

Continue Reading

Inong Balee: Salah Satu Bentuk Gerakan Perempuan Aceh

Salah satu bentuk perlawanan perempuan Aceh atas derita yang dihadapinya melalui Inong Balee. Inong Balee menurut bahasa Aceh, sebenarnya bukanlah tentara perempuan. Melainkan perempuan yang telah ditinggal suaminya atau janda. Suaminya itu meninggal dunia, bisa karena ditembak atau mendapat perlakuan keras dari pihak militer atau kepolisian Indonesia. Hal ini yang menyebabkan mereka […]

Continue Reading

Agar Perempuan Dihargai Lingkungan Sekitar

“Jika pengetahuan dan keterampilan diri meningkat, perempuan pun akan lebih dihargai lingkungan sekitarnya.” (Yusdarita) Yusdarita mulai aktif menjadi fasilitator komunitas dan pendamping korban sejak tahun 2006. Ia merasakan betul, bukan hal mudah mengubah pandangan masyarakat desa terutama kaum laki-laki untuk lebih mengindahkan hak-hak perempuan. Upaya Yusdarita mulai menghasilkan buahnya pada tahun 2010. […]

Continue Reading

MURITA: Tak Mudah Mengubah Pola Pikir Warga Gampong, Terutama Kesetaraan Gender

“Saya ingin melakukan perubahan. Meskipun hanya perempuan desa, saya punya keinginan untuk tahu lebih yang sedalam-dalamnya. Saya sampaikan pada Pak Keuchik(Kepala Desa), pembangunan bukan hanya untuk sebagian kelompok saja. Perempuan, laki-laki dan anak-anak, semuanya harus bisa ikut merasakan. Ini ilmu yang saya dapat dari pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).” Ibarat […]

Continue Reading

Dilema Kampung Muluy di Kaki Gunung

Kampung Muluy adalah kampung di kaki Gunung Lumut Provinsi Kalimantan Timur yang masyarakatnya mencoba bertahan dengan kearifan lokalnya demi kelestarian hutan, namun tetap miskin. Bagi masyarakat Muluy yang berjumlah sekitar lima belas keluarga, hutan sama dengan dompet uang. Dari hutan, mereka bisa mendapatkan uang untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, meskipun tidak selalu […]

Continue Reading

Kisah Perempuan Berantas Kemiskinan di Desa Kumuh Nelayan

Berpendidikan rendah dengan akses terbatas membuat Masnu’ah tak pernah berani memimpikan hal besar. Namun, kegelisahannya memuncak karena menyaksikan kemiskinan dan belenggu budaya partiarki di desanya dan membulatkan tekad untuk mengubah para perempuan Dusun Moro, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.   “Saya sangat paham kondisinya karena hidup di sini dan mengalaminya juga. […]

Continue Reading

Musrenbang Milik Perempuan Lho!

Keterlibatan perempuan dalam Musrenbang diharapkan tidak hanya menjadi pemanis atau penghidang jamuan rapat, tetapi benar-benar terlibat aktif untuk memperjuangkan kebutuhan kampung karena perempuanlah yang sehari-hari mengikuti perkembangan yang terjadi di masyarakat. Musrenbang atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan sendiri diatur dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Musrenbang, menurut UU […]

Continue Reading

Pemberdayaan Perempuan

Konsep Pemberdayaan Perempuan Merupakan strategi afirmasi untuk mencapai kesetaraan gender yang bertujuan untuk: Meningkatkan kualitas hidup dan peran perempuan dalam berbagai bidang pembangunan, Meningkatkan pemenuhan hak-hak perempuan atas perlindungan dari tindak kekerasan. Biasanya berwujud program dan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan praktis maupun strategis khusus perempuan Misalnya: penguatan kapasitas perempuan calon legislatif, penyediaan […]

Continue Reading