Tekad Maju Bersama, Kekuatan Perempuan Pucung Maju

Desa Pucung adalah sebuah desa yang terpencil di Jawa Tengah. Lokasinya berbatasan langsung dengan tiga kecamatan yang berbeda, Kecamatan Bancak, Kecamatan Suruh, dan Kecamatan Pabelan. Namun, secara ekonomi desa Pucung ini justru bergantung pada Kodya Salatiga bukan pada Ungaran, ibukota kabupatennya. Terpencilnya desa ini membuat perkembangan desa tidak seperti desa-desa lain. Selain […]

Continue Reading

Transparansi Kelompok Tani Perempuan Oransbari

Distrik Oransbari terdiri dari warga transmigran dan penduduk asli. Perkembangan distrik mulai terlihat dengan menjamurnya beberapa rumahmakan danrumahwarga yang dijadikan penginapan. Kendala yang dihadapi saat ini adalah pasokan listrik yang masih terbatas. Dalam satu hari listrik dapat digunakan dari sore hari hingga jam 12 malam saja. Sejarah Kelompok Tani Perempuan Tuai Pembentukan […]

Continue Reading

Inspirasi Pemberdayaan Perempuan Bermula dari Sebuah Madrasah

Sebuah bangunan madrasah mampu menjadi sarana dari munculnya ide-ide perempuan desa. Banyak pikiran-pikiran baru perempuan Kota Baru Santan muncul dengan berkumpul di madrasah tersebut. Hanya dengan obrolan-obrolan ringan seputar kehidupan yang mereka rasakan maka inspirasi perempuan Kota Baru Santan mengalir begitu deras. Dikisahkan oleh Tommy Erwinsyah* KOTA BARU SANTAN: DESA DI TEPI […]

Continue Reading

Sundari: Kades Perempuan Pertama di Daerah Transmigran

Saya terkadang berpikir, piagam-piagam saya itu begitu banyak untuk apa? Lah wong saya hanya mengabdi di desa dan di lahan sendiri, saya cuma petani. Tapi sekarang setelah saya menjadi lurah, saya merasakan bagaimana piagam-piagam itu begitu berharga. Itu adalah bukti kepercayaan masyarakat kepada saya. Dikisahkan oleh Alimah Fauzan* Di balik kabut itu, […]

Continue Reading

Kisah Perempuan Pejuang Lingkungan Menghadapi Tantangan dan Ancaman

Saya dibacok dengan parang, dipukul, dan diancam akan dibunuh. Perempuan menghadapi banyak tantangan dan ancaman saat berjuang melawan perusakan alam oleh pemerintah dan perusahaan, termasuk saya. Saya dianggap sebagai pelacur karena sering berada di luar rumah, siang maupun malam untuk melakukan pengorganisasian. Dikisahkan oleh Aleta Baun* Saya Aleta Baun. Ibu dari tiga […]

Continue Reading

Ketika Perempuan Membangun Budaya Kolektif Melalui Koperasi Desa

Gerakan penyadaran masyarakat yang massif tentang eksplorasi geothermal dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat, telah menyadarkan masyarakat desa tentang betapa rentannya kehidupan mereka. Keberanian tersebut juga mendorong para ibu di desa Sagarahiang dalam merintis sebuah koperasi. “Cakrabuana”, demikian nama koperasi itu. Koperasi yang berani mendobrak pakem formalitas demi kepentingan anggota. Hal inilah yang […]

Continue Reading

Prospek Pelibatan Perempuan dalam Rehabilitasi Hutan

Kegiatan penanaman sistem tumpang sari yang menyertai pelaksanaan rehabilitasi hutan disambut dengan baik masyarakat sekitar hutan. Pada kegiatan inilah perempuan banyak mencurahkan waktunya. Mereka melakukan gotong-royong mulai dari kegiatan penanaman, penyiangan dan pemanenan. Sesungguhnya, sistem kerja gotong-royong sudah lama hilang dalam kehidupan mereka karena sudah sekian lama mereka tidak memiliki lahan. Gotong-royong disamping bermakna mempererat hubungan kekeluargaan juga menghemat biaya […]

Continue Reading

Kerajinan Bordir Sukawera Indramayu: Bertahan dengan Mengandalkan Kualitas

Di sini belum ada asosiasi. Saya pernah berinisiatif mengajak mereka membangun sebuah semacam forum perajin bordir Sukawera. Namun ternyata tanggapannya kurang antusias. Jadi dari SDM (sumber daya manusia)-nya masih sulit diajak bersatu Dikisahkan oleh Alimah Fauzan* Dibandingkan usaha kecil serupa di Tasikmalaya, kerajinan bordir di Indramayu bisa dibilang kurang berkembang. Pasalnya, selama […]

Continue Reading

Kisah Lurah Perempuan Menghadapi Preman Tanah

SENGKETA tanah masih menjadi masalah utama di Palangka Raya. Dari sana banyak memunculkan preman-preman yang mendapat perintah demi memenangkan sengketa tersebut. Bahkan tidak sedikit para preman mendatangi pejabat berwenang, hingga melakukan ancaman. Ada pula yang datang untuk memberikan uang dengan nominal besar yang tujuannya supaya proses sengketa dapat dimenangkan oleh orang yang […]

Continue Reading

Perempuan Mematung di Saung Kami (2)

Dikisahkan oleh Farida Mahri* Pada suatu waktu kami melihat seorang perempuan yang badannya kotor, pakaian compang-camping dan berbicara sendiri di jalanan. Anak saya bertanya, ada apa dengan dia mama? Pertanyaan itu saya jawab dengan singkat “dia gila”. Namun ketika anak saya bertanya lagi, “mengapa dia menjadi gila? pertanyaannya hanya dapat saya jawab […]

Continue Reading

Ambon Manise 4: Antara Gadis Kayeli dan Jejaka Fogi

*Dikisahkan oleh Lalita Isvara Perebutan pengaruh antara Raja Kayeli dan Raja Fogi sangat ketat, hingga mengharuskan Belanda memindahkan pusat kekuasaannya ke Fogi, sebagai pusat keramaian baru dan lebih dekat ke pantai dengan ombak yang lebih mudah dibaca. Jika Kayeli menyuguhkan pemandangan gadis-gadisnya yang menawan, berhidung mancung beralis tebal, berbibir merah, kulit sawo […]

Continue Reading

Perempuan Mematung di Saung Kami (1)

Dikisahkan oleh Farida Mahri* Siapa perempuan itu? Saat itu, yang terbayang di kepalaku adalah  perempuan yang kebingungan mencari makan buat anak-anaknya yang banyak, sementara penghasilan suami tidak seberapa, air sulit di dapat, tanahpun tidak punya, dan lain-lain.  Kampung Karangdawa terletak di Desa Setupatok, berbatasan dengan Kotamadya Cirebon. Kampung yang meranggas karena sulitnya […]

Continue Reading

Sempat Dianaktirikan Pemerintah, Kini Menjadi Sentra Produksi Kerupuk Berkualitas

Dikisahkan oleh Alimah Fauzan* Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa kerupuk ikan atau kerupuk udang merupakan oleh-oleh khas Cirebon. Padahal sebenarnya bukan produksi pengusaha kerupuk ikan . Melainkan dihasilkan oleh para Pengrajin kerupuk ikan di Kabupaten Indramayu. Ya, kerupuk ikan dan udang asal Indramayu seringkali diklaim sebagai produk khas tetangganya, yaitu Cirebon. […]

Continue Reading

Gema Suara Perempuan Ditinggalkan Ibu (1)

Dikisahkan oleh Alimah Fauzan* Tanyakan pada perempuan mana pun yang kehilangan ibunya, tak dapat dipungkiri bahwa ia berubah. Bahkan boleh dibilang mengalami perubahan besar akibat kematian itu. Sama seperti sebelumnya ketika kehidupan perempuan yang dicintainya itu memengaruhi hidupnya. (Motherless Daughters) Meskipun kematian ibu tak dapat dihindarkan seperti datangnya malam, tak ada buku […]

Continue Reading

AMBON MANISE 3: Mata Rumah dan Penguasaan Lahan

Ini hanya kukenal di Pulau Buru. Meskipun di pulau lain ada praktek serupa, tetapi akhirnya runtuh oleh pemilikan individu. Ya, mata rumah dan penguasaan lahan. Penguasaan lahan secara tradisional memiliki tiga jenis: pertama pemilikan pribadi (private land), kedua pemilikan bersama (communal land), dan kepemilikan kelembagaan adat (customary land). Konsep ini hanya dikenal […]

Continue Reading

AMBON MANISE 2: Petuanan dan Gadis Kayeli

Dikisahkan oleh Lalita Isvara* Bagi masyarakat Pulau Buru, sebelum mereka memiliki Namlea sebagai ibukota Kabupaten Bu, penyebutan Kayeli memberi makna yang luar biasa. Perasaan serba indah, mewah, terpandang, penuh kehormatan, serba mudah, apa apa tersedia, adalah makna dan perasaan yang dilekatkan pada Kayeli. Kayeli adalah kota tua yang dipakai oleh Portuges untuk […]

Continue Reading

Menengok Kebun Toga Perempuan Teluk Singkawang

Dikisahkan oleh Alimah Fauzan*   Tanaman obat keluarga (Toga) itu ada di setiap dusun di desa Teluk Singkawang. Pada perayaan kemerdekaan RI ke-71, Toga yang dikelola perempuan pembaharu desa Teluk Singkawang mendapat penghargaan PAKARTI UTAMA III dalam lomba pemanfaatan hasil Toga setingkat kabupaten Tebo tahun 2016   Mengenal Keunikan Desa Teluk Singkawang […]

Continue Reading

Merintis Konservasi, Kesejahteraan dan Kesetaraan Bersama Bakau

“…Kita tidak boleh putus asa meski penghasilan melaut tidak lagi mencukupi. Anak-anak tetap harus sekolah…” (Amriani, ibu empat anak, tinggal di Teluk Lombok) *Dikisahkan oleh Swary Utami Dewi Semangat untuk meraih sukses bisa timbul dari mana saja, termasuk dari kerusakan alam. Inilah yang ditunjukkan masyarakat Dusun Teluk Lombok, Taman Nasional Kutai, Kalimantan […]

Continue Reading

Perempuan dan Wayang

Dikisahkan oleh Lalita Isvara* “Ora patut, cah wadon nonton wayang nganti wengi. Arep dadi apa sesuk yen gedhe!”   Begitulah larangan Ibuku saat aku hendak nonton wayang di malam hari. Dunia luar rumah pada malam hari menjadi begitu rawan bagi perempuan dalam pandangan ibuku. Aku yang masih kanak kanak hanya bisa menahan […]

Continue Reading