Ambon Manise 4: Antara Gadis Kayeli dan Jejaka Fogi

*Dikisahkan oleh Lalita Isvara Perebutan pengaruh antara Raja Kayeli dan Raja Fogi sangat ketat, hingga mengharuskan Belanda memindahkan pusat kekuasaannya ke Fogi, sebagai pusat keramaian baru dan lebih dekat ke pantai dengan ombak yang lebih mudah dibaca. Jika Kayeli menyuguhkan pemandangan gadis-gadisnya yang menawan, berhidung mancung beralis tebal, berbibir merah, kulit sawo […]

Continue Reading

AMBON MANISE 2: Petuanan dan Gadis Kayeli

Dikisahkan oleh Lalita Isvara* Bagi masyarakat Pulau Buru, sebelum mereka memiliki Namlea sebagai ibukota Kabupaten Bu, penyebutan Kayeli memberi makna yang luar biasa. Perasaan serba indah, mewah, terpandang, penuh kehormatan, serba mudah, apa apa tersedia, adalah makna dan perasaan yang dilekatkan pada Kayeli. Kayeli adalah kota tua yang dipakai oleh Portuges untuk […]

Continue Reading