Perempuan dan Wayang

Dikisahkan oleh Lalita Isvara* “Ora patut, cah wadon nonton wayang nganti wengi. Arep dadi apa sesuk yen gedhe!”   Begitulah larangan Ibuku saat aku hendak nonton wayang di malam hari. Dunia luar rumah pada malam hari menjadi begitu rawan bagi perempuan dalam pandangan ibuku. Aku yang masih kanak kanak hanya bisa menahan […]

Continue Reading

Mendobrak Ketabuan

Laki-laki dan perempuan seharusnya membebaskan dirinya dari prasangka-prasangka dan ide- ide konyol yang sudah mendarah daging itu. Sudah saatnya masyarakat berhenti memperlakukan perempuan sebagai jenis kelamin nomer dua. Ditulis oleh Liem Freddy* Sosok perempuan yang berdiri sebagai seorang pemimpin, beberapa dekade terakhir ini, memang semakin banyak dan semakin tidak aneh lagi terdengar. […]

Continue Reading

Peran Gender

Istilah gender dimaknai pembedaan perempuan dan laki-laki, bukan pemberian Tuhan, melainkan hasil dari proses sosial, dikembangkan secara sosial atau konstruksi sosial, berbeda-beda di setiap tempat dan di setiap zaman. Pembedaan gender tidak bersifat tetap atau baku, melainkan bisa berubah-ubah dan bisa dipertukaran antara perempuan dan laki-laki sesuai nilai-nilai sosial dan adat istiadat […]

Continue Reading

Pengarusutamaan Gender

KONSEP DASAR Pengarusutamaan Gender (PUG) atau yang disebut juga Gender Mainstreaming adalah sebuah cara atau strategi yang dipakai dengan tujuan utamanya adalah untuk mengurangi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan (kesenjangan gender) gender dan mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan (kesetaraan gender) yakni dengan cara menggintegrasikan gender ke dalam setiap proses dalam suatu […]

Continue Reading

Bingung dengan Istilah Betina, Wanita & Perempuan?

Perubahan dan keberagaman julukan tertentu kerap kita dengar. Namun mengapa dan bagaimana julukan itu berubah, terkadang kita tidak begitu peduli. Seperti untuk istilah “betina”, “perempuan” dan “wanita”. Ada yang berpikir perubahan istilah ini terjadi begitu saja dan wajar. Sebaliknya, ada juga yang berpikir perubahan ini sangat ideologis dan sejumlah alasan penting lainnya. […]

Continue Reading

Gerakan Perempuan dan Lingkungan

Vandana Shiva, ahli fisika berlatar belakang gerakan ekologis; Maria Mies, ilmuwan sosial, berlatar belakang feminis. Keduanya penulis yang tinggal dan bekerja di belahan negara yang berjauhan. Yang satu di belahan Selatan, yakni India, yang lainnya di belahan Utara, yakni Jerman. Hidup dan bekerja berjauhan tidak menjadi persoalan bagi Mies dan Shiva untuk […]

Continue Reading