Mengenal Perempuan Produktif di Pedesaan, Siapa Saja Mereka?

Di tengah sekian kesibukan kerja-kerja domestik dalam rumah tangganya, juga dengan segala keterbatasannya, mereka tetap bergerak demi kebutuhan sehari-hari. Mereka bergerak bukan hanya untuk dirinya, namun juga untuk keluarga dan lingkungannya. Yang mungkin saja aktivitas mereka ini tidak pernah ditemui atau bahkan tidak ada di tempat kita tinggal. Belajar dari produktivitas mereka, […]

Continue Reading

Menengok Kebun Toga Desa Transmigran Jawa di Propinsi Jambi

“Ketika pohon terakhir ditebang, Ketika sungai terakhir dikosongkan, Ketika ikan terakhir ditangkap, Barulah manusia akan menyadari bahwa dia tidak dapat memakan uang.” ― Eric Weiner, The Geography of Bliss: One Grump’s Search for the Happiest Places in the World Dikisahkan oleh Alimah Fauzan* Kalimat inspiratif yang popular dikutip sejumlah aktivis peduli lingkungan […]

Continue Reading

Perempuan Tangguh dari Petuguran

Kayu-Kayu Tangannya keras bagaikan kayu Mahoni yang telah berumur ratusan tahun siap untuk ditebang dan dijadikan bahan membuat pintu rumah. Dikisahkan oleh Hartati*   “Andai aku menjadi kayu saja, maka aku tidak perlu bekerja keras mencari sesuap nasi seperti sekarang ini. Aku cukup berdiri kokoh berjejer dengan pohon-pohon yang lain menunggu turunnya […]

Continue Reading

Beras Ubi: Produk Perempuan Tani “Kasih Ibu” Berkhasiat Cegah Penyakit Kronis

Beras ubi adalah salah satu produk yang dihasilkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) “Kasih Ibu”. KWT “Kasih Ibu” di Desa Tegal Arum, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Propinsi Jambi. Selain menghasilkan ubi menjadi beras, para perempuan di KWT “Kasih Ibu” juga membuat tiwul, dan sejumlah kue terbuat dari ubi. Oyek atau nasi […]

Continue Reading

Pembuat Lubang Sampah Kolektif

Kegiatan membuat lubang sampah kolektif dapat meningkatkan rasa percaya diri dalam diri kaum perempuan untuk berperan lebih aktif di lingkungan sekitar. Kelompok Perempuan Tangguh ini menghadirkan kesadaran kolektif warga akan pentingnya kebersihan dan sanitasi desa. Perempuan Tangguh tampil dan hadir sebagai kekuatan besar bagi pembangunan dan pengembangan desa ini. Meski dengan sarana […]

Continue Reading

Menggerakkan Perempuan, Memajukan Daerah

“Saya bilang kepada teman-teman bahwa jangan laki-laki saja yang bisa membuat pupuk organik tapi kita juga bisa. Kita harus mencoba untuk membuat pupuk organik setelah pelatihan yang diberikan oleh pemerintah kemarin. Bahkan uji alatnya kemarin itu kita sudah lolos juga. Dan sekarang saya ingin ada tindak lanjutnya.” (Sakinah)   Sakinah (39) adalah […]

Continue Reading

Perempuan Pendobrak dari Kaki Lembah

Budaya patriarki di kehidupan masyarakat Bima pada umumnya memang masih kental, dalam segala hal menyangkut hajat hidup selalu menempatkan perempuan sebagai warga kelas dua. Namun perempuan sendiri tak pernah risau dengan posisi mereka berada di mana. Sikap itulah yang justru menjadikan perempuan termotivasi untuk bisa lebih tangguh, mengambil peran yang tak kalah […]

Continue Reading

PEREMPUAN WELO: Kelompok Perempuan Tangguh, Inspirasi Perempuan Peduli Desa (2/selesai)

“Dulu, saya dan kaum perempuan di dusun ini hanya duduk saja di dalam rumah dan tunggu hasil undian lotre untuk memastikan giliran mendapatkan uang dalam kelompok Mama Sayang ini…” (Theresia Bota Buan).   Theresia Bota Buan (63) adalah anggota Kelompok PerempuanTangguh. Suaminya telah lama merantau. Ia adalah salah satu dari “janda sementara” […]

Continue Reading

Daeng Bau: Melawan Ketergantungan Pestisida Hingga Memutus Rantai Kekerasan terhadap Perempuan

Penggunaan bahan-bahan kimia yang terus-menerus dipakai oleh petani sangat menggangu kesehatan, begitu pun yang dirasakan oleh Daeng Bau dan petani perempuan lainnya. Mereka sudah mulai mengalami gangguan kesehatan pada tubuhnya dari sesak nafas dan “ngilu-ngilu”, meskipun belum menyadari bahwa gangguan tersebut akibat penggunaan bahan-bahan kimia. Menurut perempuan di desanya, diskusi hanya untuk […]

Continue Reading

Pentingnya Pemenuhan Hak Perempuan di Berbagai Bidang

Pembelajaran praktik pengorganisasian perempuan di Kecamatan Bungoro yakni, Desa Bowong Cindea dan Desa Bulu Cindea, serta empat kelurahan yakni Pabundukang, Anrong Appaka, Biraeng, dan Bonto Langkasa di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kisah pengorganisasian perempuan kali ini adalah pembelajaran dari dua desa dampingan Aisyiyah Pangkep. Karena proses belajar tak mengenal kapan dimana dan […]

Continue Reading

Kedes Perempuan Melawan Kemiskinan di Lereng Gunung Wilis

 Pernah menjabat sebagai kepala desa, ibu dua anak ini aktif memberdayakan masyarakat Desa Joho, sebuah desa di lereng Gunung Wilis, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Di sana ia mendirikan koperasi untuk mengusir para rentenir yang merongrong warga desa. Kerja kerasnya pun berbuah manis. Berbagai penghargaan ia terima, selain juga kerap menjadi pembicara di […]

Continue Reading

Kisah Perempuan Raknamo Memantau Anggaran Desa

“Ternyata katong sebagai perempuan tidak selamanya hanya mengurusi dapur, sawah dan anak saja. Katong juga punya andil dalam Anggaran Desa. Katong juga bisa bersuara bagaimana Anggaran Dana Desa itu harus digunakan…” (Gernelia Ndoki, Kordinator KPPA Desa Raknamo, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur) Ibu Gernelia Ndoki atau yang biasa dipanggil Mamak La, […]

Continue Reading

Agar Perempuan Dihargai Lingkungan Sekitar

“Jika pengetahuan dan keterampilan diri meningkat, perempuan pun akan lebih dihargai lingkungan sekitarnya.” (Yusdarita) Yusdarita mulai aktif menjadi fasilitator komunitas dan pendamping korban sejak tahun 2006. Ia merasakan betul, bukan hal mudah mengubah pandangan masyarakat desa terutama kaum laki-laki untuk lebih mengindahkan hak-hak perempuan. Upaya Yusdarita mulai menghasilkan buahnya pada tahun 2010. […]

Continue Reading

Kisah Perempuan Berantas Kemiskinan di Desa Kumuh Nelayan

Berpendidikan rendah dengan akses terbatas membuat Masnu’ah tak pernah berani memimpikan hal besar. Namun, kegelisahannya memuncak karena menyaksikan kemiskinan dan belenggu budaya partiarki di desanya dan membulatkan tekad untuk mengubah para perempuan Dusun Moro, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.   “Saya sangat paham kondisinya karena hidup di sini dan mengalaminya juga. […]

Continue Reading

Tekad Maju Bersama, Kekuatan Perempuan Pucung Maju

Desa Pucung adalah sebuah desa yang terpencil di Jawa Tengah. Lokasinya berbatasan langsung dengan tiga kecamatan yang berbeda, Kecamatan Bancak, Kecamatan Suruh, dan Kecamatan Pabelan. Namun, secara ekonomi desa Pucung ini justru bergantung pada Kodya Salatiga bukan pada Ungaran, ibukota kabupatennya. Terpencilnya desa ini membuat perkembangan desa tidak seperti desa-desa lain. Selain […]

Continue Reading

Inspirasi Pemberdayaan Perempuan Bermula dari Sebuah Madrasah

Sebuah bangunan madrasah mampu menjadi sarana dari munculnya ide-ide perempuan desa. Banyak pikiran-pikiran baru perempuan Kota Baru Santan muncul dengan berkumpul di madrasah tersebut. Hanya dengan obrolan-obrolan ringan seputar kehidupan yang mereka rasakan maka inspirasi perempuan Kota Baru Santan mengalir begitu deras. Dikisahkan oleh Tommy Erwinsyah* KOTA BARU SANTAN: DESA DI TEPI […]

Continue Reading

Ketika Perempuan Membangun Budaya Kolektif Melalui Koperasi Desa

Gerakan penyadaran masyarakat yang massif tentang eksplorasi geothermal dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat, telah menyadarkan masyarakat desa tentang betapa rentannya kehidupan mereka. Keberanian tersebut juga mendorong para ibu di desa Sagarahiang dalam merintis sebuah koperasi. “Cakrabuana”, demikian nama koperasi itu. Koperasi yang berani mendobrak pakem formalitas demi kepentingan anggota. Hal inilah yang […]

Continue Reading

Perempuan Mematung di Saung Kami (1)

Dikisahkan oleh Farida Mahri* Siapa perempuan itu? Saat itu, yang terbayang di kepalaku adalah  perempuan yang kebingungan mencari makan buat anak-anaknya yang banyak, sementara penghasilan suami tidak seberapa, air sulit di dapat, tanahpun tidak punya, dan lain-lain.  Kampung Karangdawa terletak di Desa Setupatok, berbatasan dengan Kotamadya Cirebon. Kampung yang meranggas karena sulitnya […]

Continue Reading

Siaran Pers : “Perempuan Pedesaan Merebut Kembali Hak-haknya atas Perlindungan Sosial & Pembangunan Desa”

Koalisi Perempuan Indonesia mengadakan konferensi pers pada 11 Oktober 2015 sebagai pembukaan dari rangkaain Pekan Perempuan Pedesaan. Perayaan Pekan Perempuan Pedesaan akan di adakan di Kendal, Jawa Tengah dan Cabang Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur. Pekan Perempuan Pedesaan yang diadakan Koalisi Perempuan Indonesia bertepatan dengan tiga perayaan yaitu Hari Internasional Perempuan Pedesaaan […]

Continue Reading